Hidup ini memang susah, tapi jangan di buat susah!
Setelah 4 bulan tanpa Ragab (Rapat Gabungan) akhirnya dewan Syuriah kembali menggelar rapat itu pada 19 Agustus 2007 lalu. Kali ini Ragab tidak ngampung di rumah dewan Syuriah tapi di Flat sewaan NU. Yang hadirpun luamyan banyak: Ada Pak Fadlan, Pak Syai, Mbah Jamal, Kang Mahmudi, Ust. Taufik, Mas Zawawi, Om Aziz, Kak Aang dll. Sedang dari Tanfidziyah cuma diwakili Pak Muhlason, ML. Qodri dan Saya sendiri. Sedangkan Mas Romli ada rapat di KBRI sehingga absen.
Malam itu kesannya beda. Rasanya enak dan renyah. Terkadang serius tapi tak jarang juga ketawa-ketiwi karena lelucon-lelucon anggota rapat. Ya, rapat NU biasanya memang begitu. Gak pernah rapat dalam keadaan mencekam.
Meski begitu, banyak hal yang didapat dari Ragab malam itu. Di antaranya paket Talk Show Ramadhan dan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan Puasa-an dan Ied-an selain evaluasi kerja tanfidziyah selama 3 bulan terakhir.
Yang menarik, rapat itu juga membahas duit. Tema ini sebenarnya tema yang diulang-ulang dan analisanya pun itu-itu saja. Gak produktif kata Nasr Hamid alias pembacaan yang monoton (al-Qira’ah al-Mutakarrirah). Tapi dapat disimpulkan, sebenarnya pengulangan itu tidak semata main ulang saja. Namun bisa dikata bahwa semangat penghuni struktur NU masih cukup berkobar, utamanya untuk menghidupi NU. Mau gak semangat piye, wong kegiatan begitu padat tapi bensin sudah habis.
Maka, sebagai solusi, salah seorang peserta rapat, Ust.Taufik kalau tidak salah, unjuk jari. Dia bilang: “rencana penarikan donasi dari warga, yang dicanangkan pada Ragab yang lalu kok belum jalan?” Gimana tindak lanjutnya? kata Ust. Taufik mempertanyakan.
Sebenarnya teman-teman bendahara sudah mulai gerak, cuman gerakannya masih belum maksimal. Mereka sudah bikin KMS alias Kartu Masuk Surga. Akhirnya, malam itu juga, disepakati bahwa KMS sudah mulai berlaku bagi warga NU. Namun, karena masih tahap percobaan, untuk sementara waktu KMS hanya berlaku di kalangan pengurus saja.
Sepertinya bait yang saya cantumkan si atas cocok untuk nasib NU sekarang. Artinya, sambil memancing rezeki yang besar kita urunan dulu deh!